oleh Editor KTG | Agu 19, 2025 | Geocell
Tanah lereng yang tidak distabilisasi dengan baik berisiko tinggi mengalami longsor, apalagi di musim hujan dengan curah tinggi seperti di Indonesia. Tak hanya membahayakan lingkungan dan pengguna jalan, longsor juga bisa menghambat kelangsungan proyek konstruksi....
oleh Editor KTG | Agu 12, 2025 | Technology
Mengendalikan serangan hama thrips di lahan pertanian seringkali dirasa tidak ada akhirnya . Penggunaan pestisida memang cepat, tapi memiliki resiko jangka panjang—baik bagi kesehatan kita maupun ekosistem. Untuk pertanian berkelanjutan, kita butuh solusi yang efektif...
oleh Editor KTG | Agu 5, 2025 | Geomembrane
Kualitas air merupakan faktor krusial dalam budidaya udang, terutama di daerah seperti Sumenep yang terkenal dengan potensi tambaknya. Namun, masih banyak tambak tradisional yang belum sepenuhnya terlindungi dari risiko kontaminasi tanah, yang secara langsung...
oleh Editor KTG | Jul 29, 2025 | Geomembrane
Madura adalah sentra produksi garam penting di Indonesia, tetapi beberapa diantaranya masih menggunakan tambak konvensional yang sering kehilangan potensi karena rembesan dan cuaca. Penggunaan geomembrane (lapisan HDPE) di dasar tambak mencegah kehilangan air,...
oleh Editor KTG | Jul 22, 2025 | Technology
Pengendalian hama selalu menjadi bagian penting dalam menjaga keberhasilan panen. Di antara berbagai metode yang tersedia, pestisida kimia dan perangkap serangga menjadi dua pendekatan paling sering dibandingkan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan...