Pada tanggal 21 Februari 2016 merupakan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, hari ini diperingati sebagai bentuk aksi menuju Indonesia Bebas Plastik 2020. Seperti yang diketahui kepedulian masyarakat tentang sampah masih kurang. Hal ini terbukti bahwa Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke laut nomer 2 setelah Cina, yang artinya Indonesia menghasilkan 1 juta plastik/menit. Dari banyaknya sampah tersebut, 50% kantong plastik 1x pakai dan hanya 5% diantara sampah tersebut yang benar-benar di daur ulang. sedangkan target pengurangan timbunan sampah secara keseluruhan sampai dengan 2019 adalah 25% dan 75% lainnya adalah penanganan sampah dengan cara compositing dan daur ulang.
Selain fakta fakta di atas, di indonesia pun telah terjadi tragedi mengenaskan, dimana tanggal 21 Februari 2005 terjadi longsornya TPA di Leuwigajah, Cimahi, Jakarta Barat yang mengubur kampung Cilimus dan Kampung Pojok hingga hilang dari permukaan. Tragedi ini memakan 157 korban jiwa yang terkubur hidup-hidup. Karena kejadian ini, maka ketika berkenaan dengan Hari Bumi 5 Juni 2005, Kementrian Lingkungan Hidup menetapkan 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.
Berkenaan dengan tercetusnya semangat Indonesia Bebas Sampah 2020, maka Pemerintah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya bekerja sama dengan PT. Kencana Tiara Gemilang (KTG) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2016 di acara car free day, Taman Bungkul, Surabaya. Hal ini sekaligus menjadi aksi sosialisasi pemilahan sampah untuk mengenalkan 5 kategori sampah yang nantinya akan memudahkan pengelola sampah dalam mendaur ulang. Sebagai pihak support acara sosialisasi ini, KTG menyediakan kantong sampah dengan 5 warna yang berbeda untuk membedakan 5 kategori jenis sampah, yaitu :
– Warna kuning untuk sampah guna ulang, contohnya botol dan kaleng
– Warna hijau untuk sampah organik, contohnya sisa makanan, daun kering
– Warna abu-abu untuk sampah residu, contohnya putung rokok dan popok bayi
– Warna biru untuk sampah daur ulang, contohnya kardus, karton, dan koran bekas
– Warna merah untuk sampah bahan berbahaya dan beracun, contohnya aki, baterai, neon
Dalam acara sosialisasi ini, selain melibatkan KTG, pemerintah juga melibatkan Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia, beberapa instansi yang terkait adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Pembangunan Nasional, dan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Dalam kesempatan ini mereka mencetuskan deklarasi mahasiswa yang berisi tentang aksi mereka yang nantinya akan mendukung terwujudnya Indonesia Bebas Sampah 2020. Aksi ini juga merupakan dukungan terhadap kebijakan kantong plastik berbayar. Diharapkan masyarakat lebih bijak dalam penggunaan plastik.