Pilih Laman

Menggunakan sistem mulsa plastik untuk cabai, menjadi salah satu cara yang cukup menarik untuk budidaya tanaman hortikultura. Namun tentunya keahlian serta perawatan lebih intensif diperlukan supaya sukses.

Misalnya dalam memilih jenis mulsa plastik, dapat berbeda tergantung jenis cabai yang hendak ditanam. Lebih detail, berikut adalah cara dan tips sukses dalam penggunaan mulsa berbahan plastik warna hitam perak.

Cara Penggunaan Mulsa Plastik untuk Cabai

KTG Agro - Mulsa

Supaya mendapatkan kualitas maupun kuantitas hasil panen lebih baik, beberapa persiapan perlu dilakukan. Mulai dari menyiapkan lahannya dahulu, kemudian pemupukan, hingga proses penanaman bibit cabainya.

  1. Mengolah Lahannya

Cara pertama adalah lakukan persiapan lahan. Pastikan bahwa lokasinya terbuka, sehingga mampu mendapatkan sinar matahari. Jangan memakai lahan bekas tomat, kentang, maupun tanaman sejenis lainnya.

Pada sistem mulsa plastik untuk cabai ini, paling baik memang berlokasi di sisa tanaman padi. Sediakan tanah dengan bentuk bedengan. Dimana pengolahannya adalah dengan digemburkan hingga diberi air.

  1. Pemberian Pupuk

Ketika proses pengolahan lahan ini, Anda juga bisa sekalian melakukan pemupukan awal. Tentunya pemilihan pupuknya dapat disesuaikan kebutuhan. Misalnya memilih pupuk kompos karena ingin mendapatkan hasil panen organik.

  1. Pemasangan Plastik

Kini saatnya proses menutupnya dengan plastik mulsa. Nantinya tinggal dilubangi sebagai lokasi penanaman benihnya. Tentu ada pertimbangan jarak pada pembuatan lubang, yaitu kisaran 50 hingga 70 cm.

  1. Persiapan Benih

Pada sistem mulsa plastik untuk cabai yang sukses, Anda perlu seleksi bibitnya. Anda bisa melakukan pengujian dahulu atau memperolehnya dari penjual terpercaya. Nantinya semai bibit dahulu pada polybag.

Campurkan juga pupuk pada polybag tersebut, kemudian pastikan tanah tetap lembab. Dalam kurun waktu kurang lebih 25 hari, bibit akan muncul. Kemudian siap dipindahkan ke bedengan yang telah diolah.

  1. Penanaman Benih

Penanaman benih bisa dilakukan dengan memilih tanaman yang batangnya sudah kuat. Pastikan juga setidaknya memiliki 5 helai daun. Barulah pindahkan ke bedengan ketika matahari tidak terlalu panas.

Cara dan Tips Sukses Menggunakan Mulsa Plastik Pada Cabai

KTG Agro - Mulsa UV Sungkup

Selanjutnya ada beberapa tips yang perlu diterapkan supaya mendapatkan hasil panen yang sukses. Diantaranya dengan melakukan pemupukan susulan, menanggulangi hama, hingga melakukan perawatan selesai panen juga diperlukan.

  1. Pemupukan Susulan

Sudah pasti pemupukan tidak hanya dilakukan satu kali. Bertanam menggunakan mulsa plastik untuk cabai ini juga diperlukan pengulangan demi menambah nutrisinya. Tepatnya dilakukan dua minggu setelah penanaman.

Proses pengulangan bisa dilakukan setiap 10 hingga 14 hari sekali. Tentunya kondisi tanaman cabai perlu diperhatikan. Ketika sudah subur, maka Anda bisa memperpanjang interval pemberiannya.

  1. Penanggulangan Hama Cabai

Salah satu fungsi mulsa memang untuk meminimalisir gulma maupun hama pengganggu. Namun tetap perlu dilakukan pengamatan secara rutin. Kalau ada identifikasi terkena penyakit, pestisida perlu digunakan sesuai ketentuan berlaku.

  1. Panen Cabai

Ketika sudah mencapai usia 2,5 hingga 3 bulan, cabai dapat disemai. Prosesnya sendiri dapat dilakukan hingga 2 minggu lamanya. Sedangkan waktu terbaik adalah pagi hari, dengan memetik cabai dari tangkai.

  1. Perawatan Pasca Panen

Ketika lahan tidak diolah setelah panen, maka dapat memunculkan masalah baru. Perawatan yang diperlukan pasca panen adalah bersihkan dahulu lahannya, termasuk dari pemakaian mulsa plastik untuk cabai.

Jangan lupa sebaiknya beri jeda sebelum melakukan pengolahan kembali guna penanaman tanaman lain. Kemudian baru lakukan pengolahan kembali. Misal dengan membajak tanah, pemberian pupuk kandang, dan sebagainya untuk membuat bedengan.

Intinya supaya sukses perlu dilakukan beberapa tahapan penting. Termasuk dalam pengolahan lahan, persiapan bibit, pemasangan mulsa plastik untuk cabai, penanggulangan hama, panen, hingga perawatan pasca panen.

Selain plastik mulsa, PT. KTG Indonesia juga menjadi pionir Geomembrane lokal dengan kualitas Internasional, Geomembrane HDPE dari KTG Indonesia telah dipercaya oleh para pelanggan untuk ikut andil dalam berbagai projek yang dikerjakan. Dengan brand Geoprotec dan Singa KTG, Geomembrane produksi KTG siap menyukseskan setiap projek Anda.